Tak Ada Tanda Korut Akan Serang Korsel


(AFP/Byun Yeong-Wook)
Ilustrasi

SINGAPURA, KOMPAS.com - Amerika Serikat tidak melihat indikasi Korea Utara mempersiapkan provokasi-provokasi baru atau menyerang Korea Selatan di tengah meningkatnya ketegangan akibat tenggalamnya sebuah kapal perang Korea Selatan.

Laksamana Robert Willard, kepala Komando Pasifik AS, Jumat (4/6), mengatakan tidak ada tanda-tanda Korea Utara (Korut) mempersiapkan satu uji coba nuklir atau menggerakkan pasukan ke arah Korea Selatan (Korsel). Korut mengatakan perang bisa meletus setiap saat.

"Sampai sekarang kami tidak melihat indikasi-indikasi bahwa Korut berniat akan melakukan provokasi-provokasi," kata Willard. "Tetapi saya kira siapapun di kawasan itu akan mengawasi Korut dengan seksama menyangkut tindakan mereka yang tidak bisa diduga, katanya kepada wartawan di Singapura di sela-sela konferensi keamanan penting, di mana Presiden Korsel Lee Myung-Bak akan menyampaikan pidato utama Jumat malam ini.

Korsel menyalahkan Korut mentorpedo kapal perang angkatan lautnya Cheonan, Maret lalu, yang menewaskan 46 pelaut. Korut membantah terlibat dan menuduh Korsel sengaja membuat insiden itu untuk membantu Lee dalam pemilihan lokal pekan ini.

Willard mengatakan pasukan angkatan laut AS di Pasifik siap menanggapi setiap ancaman dari Korut dan telah diberitahu agar waspada karena ketegangan meningkat. "Apa yang tentu saya lakukan adalah menyiagakan pasukan saya, terutama waspada terhadap provokasi ini," kata Willard. Ia mengatakan, AS siap menghadapi konfrontasi dengan Korut walaupun pasukan AS menghadapi perang di Afghanistan dan Irak.


Terima Kasih Atas Kunjungan Anda Ke Blog Ini.Dan Folow AkuJagoan Dalam Facebook AkuJagoan.Dan Harap Untuk Mengisi Buku Tamu.Terima Kasih Atas PerhatianNya.


Ditulis Oleh : Fauzi Akbar // Jumat, Juni 04, 2010
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar