90 Pebalap Lintasi Sawahlunto-Pagaruyung


KOMPAS/AGUS SUSANTO
Para pebalap yang tampil di kejuaraan Tour de Singkarak mendekati finis di Menara Jam Gadang, Bukittinggi.

SAWAHLUNTO, KOMPAS.com- Sebanyak 90 pebalap sepeda memulai etape V Tour de Singkarak 2010, Sabtu (5/6/2010) pagi ini. Mereka mulai membalap dari Muara Kalaban, Sawahlunto ke Istano Baso Pagaruyung sejauh 96,5 kilometer.

Pebalap yang sudah meraih gelar terlihat memakai kaus gelar. Sacha Damrow, pebalap Jerman, yang membalap bersama CCN Colossi Belanda mengenakan kaus hijau sebagai sprinter tercepat, Usman Ali pebalap United Bike Kencana Malang mengenakan kaus titik-titik merah sebagai tanda raja tanjakan, Tonton Susanto pebalap Indonesia yang membalap untuk Azad University Team Iran mengenakan kaus merah putih, dan Ghader Mizbani pebalap dari Tabriz Petrochemical Team Iran mengenakan kaus kuning sebagai pebalap tercepat sepanjang empat etape terakhir.

Sebelum membalap, para pebalap diajak naik kereta api Mak Itam yang biasa melayani rute Sawahlunto-Muaro Kalaban sejauh kurang lebih 15 kilometer dari pukul 08.20 hingga 09.00. Kereta api yang dinaiki merupakan kereta api yang ditarik lokomotif uap yang digerakkan dengan pembakaran batu bara. Kereta itu sudah dipakai Belanda sejak 1890-an untuk mengangkut batu bara.

Amir Zargari, pebalap Azad University Team mengatakan, ia suka dengan kereta tua itu. "Unik, menarik," ujarnya sambil mengacungkan jempol tangan kirinya. Saat ini pebalap sudah menekuni rute datar menuju Pagaruyung. Mereka berangkat tepat pukul 09.00.


Terima Kasih Atas Kunjungan Anda Ke Blog Ini.Dan Folow AkuJagoan Dalam Facebook AkuJagoan.Dan Harap Untuk Mengisi Buku Tamu.Terima Kasih Atas PerhatianNya.


Ditulis Oleh : Fauzi Akbar // Sabtu, Juni 05, 2010
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar