Tukar Selang dan regulator Dapat Uang

CIMAHI, AkuJagoan.com- Warga Kota Cimahi, Jawa Barat, menyambut antusias upaya Pertamina menukar selang karet kompor gas beserta regulatornya yang tidak mempunyai Standar Nasional Indonesia di salah satu agen yang ada di Kota Cimahi.

Menurut salah seorang warga, Holil Solihat (63), dirinya senang dengan tindakan Pertamina untuk mengantisipasi banyaknya kasus ledakan yang diakibatkan oleh slang karet kompor gas LPG. "Apa yang dilakukan Pertamina ini merupakan hal yang positif meskipun terkesan lamban. Dengan adanya penukaran selang dan regulator yang ber-SNI ini membuat warga tidak takut untuk menggunakannya gas elpiji," kata Holil seusai melakukan penukaran slang LPG miliknya di Cimahi, Sabtu (17/7/2010).

Dia berharap, tindakannya menukarkan selang dan regulator itu diikuti warga lainnya. Sebab, ledakan itu masih bisa terjadi jika warga lainnya tidak ikut menukarkan slang yang tidak ber-SNI.



Apalagi, menurutnya, saat menukar selang itu warga mendapatkan uang ganti rugi sebesar Rp 35.000. "Selain mendapatkan slang dan regulator baru, kita juga mendapat uang Rp 15.000 untuk selang dan Rp 20.000 untuk regulator," paparnya.

Holil mengaku mendapatkan informasi mengenai penukaran selang dan regulatornya tersebut dari berbagai surat kabar yang menyatakan jika hari Sabtu (17/7) ini merupakan hari pertama penukaran selang dan regulator. Untuk Kota Cimahi, agen di Jalan Kebon Rumput No 14 ini adalah salah satunya.

Menurut petugas dari PT Cimahi Bari Lestari, Siagian, di tempat usahanya memang merupakan salah satu tempat yang ditunjuk Pertamina untuk melakukan penukaran selang dan regulator sebanyak 100 unit.

"Pertamina sejauh ini baru menyediakan penukaran selang dan regulator untuk jatah 100 orang berikut uang penukarannya. Saya sendiri tidak tahu sampai kapan batas waktunya," ucapnya.

Dikatakannya pula, di hari pertama penukaran ini tempat usahanya langsung diserbu warga Kota Cimahi yang ingin melakukan penukaran langsung. Baru dibuka dua jam, puluhan warga langsung menyerbu agennya.

"Saya sih berharap semoga penukaran aksesoris LPG ini berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Sedangkan untuk mengantisipasi banyaknya warga yang ingin melakukan penukaran. Kita harapkan Pertamina bisa menambah agen yang bisa dijadikan tempat penukaran dan stoknya ditambah," tandasnya.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Bagian Perekonomian Kota Cimahi, 150.000 selang dan regulator akan ditukarkan oleh warga Kota Cimahi di tiga tempat yang telah ditetapkan, yakni PT Cimahi Bari Lestari di Jalan Kebon Rumput No 14, PT Karya Putra Amanah di Jalan Amir Mahmud, dan PT Kusuma Mitra Indah di Jalan Kerkoff.


Ditulis Oleh : Unknown // Sabtu, Juli 17, 2010
Kategori:

3 komentar:

  1. Ya, pemerintah akhirnya mau peduli juga sebelum akhirnya indonesia habis jadi rata dengan tanah akibat ledakan kompor gas yang memang gara-gara ulah pemerintah itu juga. Perasaan dulu lebih aman pake kompor minyak, paling parah cuma api berkobar, tapi bisa dipadamkan, kalo ledakan... boro-boro memadamkan... good news.

    BalasHapus
  2. hati - hati dan selalu waspada... mendingan ikut ini signup gratis $10 langsung TKP ya http://www.imcrew.com/?r=18376

    BalasHapus
  3. knapa ya ko bisa ngga SNI,,, apa karena kecerobohan pembeli selang karet & regulatornya??? padahal bahaya mloh yang ngga SNI itu..

    BalasHapus