JAKARTA, KOMPAS.com - Jenazah almarhun Brigjen TNI (Purn) Herman Sarens Sudiro akan dimakamkan secara militer di pemakaman keluarga, Desa Banjar Patroman, Ciamis, Jawa Barat, pada Senin (12/7/2010) besok.
Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka, Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sekitar pukul 08.00 WIB. "Besok akan dilepas dari pihak keluarga untuk diserahkan ke negara, setelah itu langsung diberangkatkan ke Ciamis," kata Teddy Sudiro, putra kedua Herman Sarens Sudiro saat ditemui di rumah duka, Minggu (11/7/2010).
Sedianya, upacara pelepasan jenazah nantinya akan dipimpin oleh Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta Brigjen TNI Edi Susanto. "Semua difasilitasi dari pihak TNI. Ambulan dan peti jenazah semua dari TNI," tuturnya.
Brigjen TNI (Purn) Herman Sarens Sudiro tutup usia pada siang tadi karena sakit komplikasi yang dideritanya. Almarhum wafat dalam usia 82 tahun setelah dirawat cukup lama di RS Pusat Pertamina, Jakarta Selatan. Herman sempat menjadi terdakwa kasus penyalahgunaan aset negara yakni tanah milik TNI.
Kasus Herman yang diproses di Pengadilan Tinggi Militer II Jakarta akhirnya dinyatakan ditutup setelah dokter menyatakan Herman tidak bisa mengikuti jalannya sidang karena sakit yang dideritanya.

ehhh, tunggu dulu, emang boleh mayat dikubur satu hari kemudian ? wkwkwkwkw, ooo ia, dia bukan muslim
BalasHapus