BOGOR,AkuJagoan.com - Empat remaja yang hanyut di sungai Ciaruten, di Kampung Ngoyan, Desa Galuga sudah ditemukan satu persatu dalam keadaan tewas, sepanjang Senin (21/6/2010) pagi. "Semuanya sudah dievakuasi dan akan diserahkan ke keluarga masing-masing," kata Kepala Polsek Cibungbulang Ajun Komisaris Amas sekitar pukul 14.00.
Empat remaja tersebut adalah Adha, Yogi, Sarifudin, dan Indra. Mereka semuanya warga Kampung Ngoyan RT 12 RW 06, Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabuapten Bogor.
Mereka terseret arus Sungai Ciaruteun di Kampung Cimangir, Desa Galuga, setelah menolong temannya yang jatuh ke bagian dalam di sungai itu, Minggu (20/6/2010) sekitar pukul 12.30. Teman yang ditolongnya dapat selamat.
Pada Minggu itu para korban bersama 11 teman sekampungnya sedang main-main di tepi sungai. Mereka sering ke sana untuk bergembira bersama, sambil memasak untuk makan siang di sana.
Pada saat kejadin, sebagian dari mereka tengah memasak, lainya main-main dan bersendaugurau di tepi sungai. Salah seorang dari mereka terpeleset, lalu terjebur ke sungai.
"Sebetulnya sungai itu tidak dalam dan berbatuan. Sungai pun dapat diseberangi tanpa susah dengan menapaki bebatuan. Hanya saja, pada bagian-bagian tertentu ada cekungan, yang bahkan sangat dalam, sehingga air berbutar di cekungan tersebut," tutur Amas.
Para korban ditemukan sekitar 100 meter dari mereka terseret arus. Yang pertama ditemukan adalah Adha sekitar pukul 09.00, lalu Yogi (pukul 11.20), Arif (pukul 11.30), dan yang ter akhir Indara sekitar pukul 13.35.
"Nampaknya tubuh para korban masuk ke dalam pusaran air, dan allhamdulillah sekarang sudah ditemukan, walaupun sudah dalam keadaan meninggal dunia," tutur Amas.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda Ke Blog Ini.Dan Folow AkuJagoan Dalam Facebook AkuJagoan.Dan Harap Untuk Mengisi Buku Tamu.Terima Kasih Atas PerhatianNya.

0 komentar:
Posting Komentar