Yunani: Israel Perlakukan Buruk Aktivis



AP PHOTO/THANASSIS STAVRAKIS
Seorang pemrotes berang sembari menggenggam bendera Israel saat aksi demonstrasi di Lapangan Taksim, Istanbul, Turki, Senin (31/5).

ATHENA, KOMPAS.com - Yunani, Rabu (2/6), mendesak Israel untuk membebaskan aktivis negeri itu menyusul penyergapan berdarah Israel terhadap kapal-kapal bantuan kemanusiaan yang menuju Jalur Gaza.

Yunani mengklaim, sejumlah aktivis telah diperlakukan buruk dalam operasi itu. "Menurut informasi yang kami terima, sejumlah (warga negara Yunani) telah protes karena mereka diperlakukan buruk selama ditahan," kata sekretaris jenderal Kementerian Luar Negeri Yiannis-Alexios Zepos kepada para wartawan setelah pertemuan dengan duta besar Israel bagi Athena Ali Yahya.

"Kami mengharapkan pembebasan segera warga negara Yunani. Kami meminta agar mereka dilindungi dan kesehatannya dijaga," kata Zepos, seraya menambahkan bahwa pesawat militer Yunani siap untuk memulangkah para aktivis.

Sekitar 30 aktivis Yunani dari armada kecil itu masih ditahan di Israel setelah penyergapan, Senin, di perairan internasional yang mengakibatkan sembilan orang tewas dan memicu kemarahan dunia internasional.

Menurut televisi negara itu NET, beberapa dari mereka menolak untuk menandatangani dokumen pembebasan karena dokumen itu hanya tertulis dalam bahasa Ibrani. Salah seorang aktivis, Michalis Grigoropoulos, telah mengaku bahwa dua warga negara Yunani dipukuli oleh polisi Israel dan mereka ditahan dalam kondisi buruk di Ashdod, pelabuhan dimana para milisi ditahan.

"Mereka memaksa saya menandatangani surat-surat pengeluaran paksa saya, tanpa saya mengetahui apa yang tertulis di surat itu karena saya tidak diberikan hak untuk memperoleh penerjemah, seorang pengacara atau untuk berkomunikasi dengan keluarga saya," kata dia dalam sebuah konferensi pers di Athena, Selasa.Tulisan Di Atas Boleh Di Copy Dan Paste.Tulis Asal NaraSumber..


Ditulis Oleh : Fauzi Akbar // Rabu, Juni 02, 2010
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar