Presiden Bermalam di Puncak Bukit, Oslo

OSLO, AkuJagoan.com - Setibanya di Bandar Udara Internasional Gardermoen, Oslo, Kerajaan Norwegia, rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono langsung menuju hotel yang terletak di puncak bukit tertinggi Ibukota Norwegia, di Holmekollen Park Hotel Rica.

Tak lama berselang, Presiden pun langsung memberikan pengarahan di ruang baca hotel kayu yang sudah berusia lebih dari 150 tahun itu.

Pengarahan diikuti seluruh anggota delegasi Indonesia, yaitu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Mohammad Hatta, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Ketua Unit Kerja untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wiryawan.

Hadir pula tiga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), yakni Prof Emil Salim, Hassan Wirajuda dan Rachmat Witoelar. Selain itu hadir pula Gubernur Papua Barnabas Suebu, Gubernur Riau Rusli Djaenal dan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak.

Tak ketinggalan hadir pula Staf Khusus Presiden. Mulai dari Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Dino Patti Djalal, Staf Khusus Bidang Perubahan Iklim Dirgahayu Agus Purnomo, Staf Khusus Bidang Komunikasi Sosial Sardan Marbun, serta Staf Khusus Presiden Bidang Publikasi dan Dokumentasi Achmad Yani Basuki.

Sebelum mendarat di Norwegia, Presiden telah mengeluarkan pernyataan untuk seluruh anggota delegasi resmi yang ada di Pesawat Kepresidenan agar mengikuti briefing guna menyatukan sikap dan pandangan terkait pengurangan gas emisi karbon, dan peranan Indonesia mencegah penggundulan dan degradasi hutan.

Dijadwalkan, selama dua hari, pada 27-28 Mei mendatang, Presiden dan delegasi Indonesia akan menghadiri Konferensi tentang Perubahan Iklim dan Cuaca (Oslo Climate and Forest Conference) bertempat di Holmekollen Park Hotel Rica, Oslo, Norwegia.

Konferensi itu diikuti lebih dari 40 negara di dunia di antaranya negara-negara yang memiliki hutan luas. Sebelum digelarnya konferensi, Presiden dan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg juga dijadwalkan akan mengadakan pertemuan bilateral dan sekaligus menandatangani Letter of Intent (LoI) tentang Kerjasama Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Norwegia mengenai Pengurangan Emisi Gas Karbon Rumah Kaca dari Penggundulan dan Degradasi Hutan.

Tulisan Di Atas Boleh Di Copy Dan Paste.Tulis Asal NaraSumber..


Ditulis Oleh : Fauzi Akbar // Rabu, Mei 26, 2010
Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar